Ciri orang bertakwa menurut QS. Ali-Imran ayat 133-135 - Haloo sahabat sekalian. Sebagai seorang muslim yang beriman kepada Allah, takwa adalah derajat penghambaan seorang hamba yang sangat tinggi derajatnya kepada Allah. Karena dengannya kemuliaan manusia di sisi Allah diukur. Takwa membawa manusia memperoleh jalan keluar dari segala masalah yang dihadapi.

Sesungguhnya yang termulia di antara kalian di sisi Allah SWT. adalah yang paling bertakwa. (QS. Al-Hujurat 13)

Sebagai seorang muslim-pun juga hendaklah takwa menjadi di atas segala-galanya. Sebelum kita membahas, ciri orang yang bertakwa menurut QS. Ali-Imran ayat 133-135. Alangkah lebih baiknya, mari kita membahas Apa itu pengertian takwa.

ciri-orang-bertakwa-menurut-qs-ali-imran-ayat-133-135

Pengertian Takwa

Ada dua pengertian takwa yang dijelaskan oleh sahabat nabi, dari Ibnu Mas'ud ra berkata takwa ialah takut kepada Allah, beramal dengan wahyu, ridha dengan yang sedikit, dan mempersiapkan diri dalam menghadapi hari pembalasan.

Kemudian pengertian takwa, suatu ketika Umar bin khattab bertanya kepada seorang sahabat yang bernama Ubay bin Ka'ab tentang pengertian takwa, maka jawaban tersebut ialah "bagaimana sekiranya engkau melawan suatu jalan yang penuh dengan duri?? Jawab Umar, tentu saya akan berjalan dengan berhati-hati, jangan sampai tertusuk durii. Kata Ubay, maka "Itulah takwa".

Dari kedua pengertian takwa yang sudah dijelaskan oleh kedua sahabat di atas, dapat disimpulkan bahwa takwa adalah ketundukan dan kepatuhan secara menyeluruh kepada Allah Azza Wajalla yang di implementasikan dan merealisasikan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Ciri orang bertakwa menurut QS. Ali Imran ayat 133-135

Adapun ciri orang yang bertakwa menurut QS. Ali-Imran ayat 133-135 adalah sebagai berikut:

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang yang menafkahkan (Hartanya) dalam keadaan lapang maupun sempit, dan menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) manusia dan Allah SWT mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Dan orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menzhalimi diri sendiri mereka segera ingat kepada Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka dan siapakah yang mengampuni dosa selain Allah SWT, dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui." Qs. Ali-Imran: 133-135

Berdasarkan ayat di atas, dapat disimpulkan beberapa ciri orang yang bertakwa diantaranya:

Gemar menginfakkan hartanya dalam keadaan lapangan maupun sempit

Orang yang bertakwa gemar memberikan infak hartanya dalam keadaan lapangan maupun susah, serta ia mau mengeluarkan berbagai macam zakat yang diwajibkan atas diri mereka kepada orang yang berhak untuk menerimanya.

Mereka tidak tergoda dengan hawa nafsu untuk kikir dan tamak, dalam mencari tambahan harta, karena kecintaan mereka kepada dunia yang berlebihan. Mereka juga tidak takut diuji oleh Allah dengan kemiskinan sehingga tidak perlu menahan harta yang mereka miliki.

Menahan Amarah

Orang yang bertakwa menahan amarahnya tatkala amarah itu datang, serta menjauhkan diri dari perasaan denda, dan keinginan menuntut balasan atas kekhilafan yang dilakukan orang kepadanya.

Memaafkan kesalahan orang lain

Orang yang bertakwa gemar memaafkan siapa saja yang telah berbuat zalim kepadanya. Juga tidak membalas menzhalimi orang lain padahal dia mampu untuk melakukan hal tersebut. Hal itu dikarenakan ia sadar bahwa Allah cinta kepada orang yang berbuat kebaikan.

Mereka yang jika melakukan perbuatan keji atau menganiaya dirinya sendiri segera mengingat Allah SWT

Alfahisyah adalah dosa-dosa besar, sedangkan Adzdzulmu adalah dosa secara umum baik dosa kecil maupun dosa besar. Orang yang bertakwa adalah mereka yang apabila melakukan suatu maksiat segara mengingat Allah dan takut kepada Azab-Nya. Memohon ampun dan segara beristighfar memohon agar Allah menutupi aibnya dan tidak mengazabnya.

Tidak mengulangi perbuatan kejinya setelah ia sadar akan hal yang ia kerjakan

Orang yang bertakwa tidak membiarkan dirinya tetap tenggelam dalam lautan dosa setelah ia sadar, akan tetapi segera bertaubat dan menghentikan dosanya tersebut.

Teman-teman pembaca sekalian..

Demikianlah Ciri orang bertakwa menurut QS. Ali Imran ayat 133-135, semoga kita dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dan muda-mudahan kita tergolong sebagai hamba-Nya yang bertakwa, semoga bermanfaat..